
1. Sejarah
Perusahaan Negara di bidang perikanan berdiri sejak tahun 1934 dengan terbentuknya Institut Voor de Zeevisscherij akte notaris No.15/Mr.A.H Ophiysen dibawah Departemen van Ekonomische Zaken .Dalam perkembangannya perusahaan ini menjadi Kaiyoo Gyogyo Kenkyuzo.
Sesuai PP no. 44/1961, didirikan Badan Pimpinan Umum Perusahan
Perikanan Negara (BPU Perikani) yang kemudian terdiri dari PT Tirta Raya
Mina (Persero), PT Perikanan Samodra Besar (Persero), PT Perikani
(Persero) dan PT Usaha Mina (Persero).Untuk menjalankan misi BUMN
sebagai agen pembangunan dan untuk mewujudkan kedaulatan pangan di
bidang perikanan, maka sesuai PP No.21/1998 keempat BUMN tersebut
digabung menjadi satu dengan nama PT Perikanan Nusantara (Persero).
PT Perikanan Nusantara (Persero)
dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 1998 dan
merupakan hasil penggabungan dari empat BUMN yang bergerak di bidang
perikanan, yaitu PT Usaha Mina (Persero), PT Perikani (Persero), PT
Tirta Raya Mina (Persero) dan PT Perikanan Samodra Besar (Persero).
Penggabungan tersebut dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS) Luar Biasa pada tanggal 27 Oktober 2005 dan dinyatakan dalam Akte
Notaris Nomor 8 dan Nomor 9 tanggal 8 Mei 2006 yang dibuat dihadapan
Notaris Muhammad Hanafi, SH di Jakarta. Perusahaan telah terdaftar
secara resmi sejak keluarnya Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor
C-16842.HT.01.04. Tahun 2006 tanggal 9 Juni 2006.
- Sabang (Non Aktif)
- Padang
- Tegal
- Pekalongan (Non Aktif)
- Surabaya
- Benoa
- Makasar
- Gorontalo (Non Aktif)
- Bitung
- Bacan
- Ambon
- Sorong
2. Visi dan Misi PT Perikanan Nusantara (PERSERO)
- Visi :
“Menjadi
Perusahaan Perikanan Terbaik Guna Mewujudkan Kedaulatan Pangan”
"Kerja Cerdas, Gotong Royog, Ikhlas"
- Misi :
- Menjadi Perusahaan yang unggul Tangguh dan Tumbuh Berkelanjutan.
- Menjalankan Bisnis Perikanan Tangkap,Logistik dan Perdagangan ikan untuk memenuhi ketersediaan dan keterjangkauan serta mengutamakan layanan terbaik
- Meningkatkan hubungan kerja sama dan keberpihakan kepada nelayan sebagai mitra strategis perusahaan, serta menjaga kelestarian lingkungan.
- Agen pembangunan
- Meningkatkan produktivitas
- Keberpihakan pada nelayan
- Pelayanan prima
- Kesejahteraan pegawai
"Kerja Cerdas, Gotong Royog, Ikhlas"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar