Selasa, 18 Juni 2019

Lowongan Kerja BUMN PT Perikanan Nusantara

bumn pt perikanan nusantara
PT Perikanan Nusantara (Persero) merupakan perusahaan milik pemerintah republik Indonesia atau BUMN yang bergerak dalam bidang perikanan, perusahaan ini dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah yang merupakan hasil penggabungan dari empat BUMN yang bergerak di bidang perikanan, yaitu PT Usaha Mina (Persero), PT Perikani (Persero), PT Tirta Raya Mina (Persero), dan PT Perikanan Samodra Besar (Persero). Penggabungan empar perusahaan tersebut dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa pada tanggal 27 Oktober 2005. Kemudaina sebagai kelanjutan program restrukturisasi sebelumnya dan agar terhindar dari kegagalan serupadengan masa lalu dengan demikian sebagai satu satunya BUMN Perikanan yang ada saat ini dan benar benar tangguh “Transformasi” dan “Akselerasi” merupakan keniscayaan bagi PT. Perikanan Nusantara (Persero) untuk mencapai pertumbuhan kinerja yang sehat, wajar dan berkelanjutan (Sustainable Growth).
PT Perikanan Nusantara dalam hal kedua strategic planning tersebut akan diikuti dengan program – program aksi dan merupakan komitmen seluruh pegawai bersama Direksi yang harus terlaksana secara simultan dan terintegrasi selama periode Juli 2012 – Juli 2017. Komitmen tersebut dituangkan dalam Grand Strategy dengan sebutan PETA NAVIGASI II PT. Perikanan Nusantara (Persero). Oleh karenanya telah menjadi fokus dan tantangan bagi manajemen untuk melaksanakan restrukturisasi internal sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang No.19 Tahun 2003. Upaya ini telah dimulai dengan program “Peta Navigasi I” yang telah jalan pada periode Juli 2007 – Juli 2012 yang bertujuan untuk menyehatkan perusahaan agar dapat beroperasi secara efisien, transparan dan profesional.

Minggu, 16 Juni 2019

PT Perikanan Nusantara Sabet 3 Penghargaan dalam Ajang BUMN Branding dan Marketing Award 2018


PT Perikanan Nusantara (Persero) berhasil menyabet tiga penghargaan dalam ajang “BUMN Branding and Marketing Award 2018”, yang digelar hari ini, di Jakarta (21/11/2018).
Tiga penghargaan tersebut meliputi kategori “Marketing Performance Terbaik”, “Product Branding Terbaik”, dan “Digital Branding Terbaik
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama PT Perikanan Nusantara Dendi Anggi Gumilang, dan Direktur Keuangan, Umum dan SDM PT Perikanan Nusantara, Ridwan Zachrie. Hadir dalam kesempatan itu Executive Vice President, Andre F Budihardjo, Manager Marketing, Ade Romansah, Assistant Manager Partnership, Yanuardi Erwin, Spv. Risk and Compliance, A. Zulkifli Pasinringi, dan Spv. Public Relations, Yolanda Wulandelvi.

Perikanan Nusantara Minta Privilege dari Pemerintah

PT Perikanan Nusantara (Persero) minta peran lebih besar dalam pemanfaatan sumber daya ikan nasional. (Foto: IST)
PT Perikanan Nusantara (Persero) meminta keistimewaan (privilege) dari pemerintah berupa peran lebih besar dalam pengelolaan sektor perikanan di Tanah Air. Dengan harapan, pemanfaatan sektor perikanan akan lebih optimal. Potensi sumber daya ekonomi kelautan dan perikanan (KP) Indonesia mencapai US$ 1,2 triliun, setara dengan Rp 14.400 triliun atau sekitar 7 kali APBN 2015. Namun, hingga kini pemanfaatan potensinya masih kurang dari 10%. Belum majunya sektor perikanan Indonesia karena pemerintah tidak adanya kebijakan mengelola sumber daya ikan (SDI) secara maksimal.

Perikanan Nusantara Siap Ekspor Tuna Senilai US$3,8 Juta


PT Perikanan Nusantara (Persero) menandatangani nota kesepahaman untuk ekspor 240 ton produk slice tuna senilai US$3,8 juta dengan FTI Japan Co.Ltd.
Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama PT Perikanan Nusantara (Perinus) Dendi Anggi Gumilang dan CEO FTI Japan Co.Ltd. Kentaro Narumi pada pembukaan Osaka Sea food Show 2019, di Jepang.
"Kerjasama ini akan berlangsung selama 1 tahun," sebut Dendi seperti dikutip dati keterangan pers yang diterima Bisnis, Kamis (21/2/2019) malam.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa sebelumnya PT Perinus juga telah melakukan ekspor produk perikanan berupa gurita ke Negeri Sakura tersebut melalui kerja sama dengan perusahaan Jepang yakni Ajirushi Co. Ltd.

Perikanan Nusantara optimalkan perikanan di Malut

Perikanan Nusantara optimalkan perikanan di MalutPT perikanan Nusantara (Persero) akan memberdayakan potensi kelautan dan perikanan di Provinsi Maluku Utara dalam upaya untuk mengoptimalkan potensi perikanan di wilayah itu.
"Maluku Utara memiliki potensi perikanan yang luar biasa besarnya dan kita sebagai persero ingin memberdayakannya," kata Direktur Utama PT Perikanan Nusantara (Persero) Abdussalam Konstituanto di Ternate, Maluku Utara, Sabtu.
Hal tersebut disampaikan usai dirinya menandatangani Kesepakatan Kerjasama (MoU) antara PT Perikanan Nusantara (Persero) dan Pemda Kabupaten dan Kota di Provinsi Maluku Utara mengenai Pemberdayaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.

Perinus kelola pengolahan ikan di Talaud


Perinus kelola pengolahan ikan di Talaud
PT Perikanan Nusantara (Perinus) diberi kepercayaan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengelola Unit Pengolahan Ikan (UPI) di sentra pulau terluar Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama oleh Direktur Utama Perinus Dendi Anggi Gumilang dengan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi dan Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Bramantyo di Sinergi Lounge Kementerian BUMN Jakarta, Senin.
"Perinus sebagai pemenang lelang, kami diberi kepercayaan untuk mengelola `Integrated Cold Storage` dan menjadi operator Unit Pengolahan Ikan di Kabupaten Talaud," kata Dendi.
Ada pun kerja sama ini menyangkut pemanfaatan gudang beku terintergrasi (Integrated Cold Storage/ICS) dan pemanfaatan barang daerah di lokasi Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) oleh Perikanan Nusantara.

Perinus gandeng Widar sediakan listrik dan pendingin bagi industri perikanan

Perinus gandeng Widar sediakan listrik dan pendingin bagi industri perikanan
PT Perikanan Nusantara (Persero) bersama anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), yakni PT Widar Mandripa Nusantara bekerja sama menyediakan listrik dan pendingin untuk industri perikanan dalam negari.
"Ini untuk memperkuat daya saing produk perikanan karena adanya efisiensi biaya produksi (listrik dan pendingin),"  ujar Direktur Keuangan, Umum dan SDM PT Perikanan Nusantara Ridwan Zachrie melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat. 

Perikanan Nusantara targetkan pendapatan 2019 Rp900 miliar

PT Perikanan Nusantara (Perinus) menargetkan pendapatan pada 2019  mencapai Rp900 miliar dan laba Rp 26 miliar serta aset menembus Rp1 triliun.
Direktur Keuangan, Umum dan SDM PT Perikanan Nusantara (Persero) Ridwan Zachrie saat menyampaikan pencapaian kinerja Perinus 2018 dan target kinerja perusahaan 2019 di Jakarta, Kamis menyatakan raihan pendapatan tersebut meningkat dibandingkan perolehan tahun 2018 ini.
Pihaknya mengestimasikan pendapatan pada tahun 2018 akan mencapai Rp726 miliar atau 112 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dengan laba Rp20 miliar atau 85 persen dari target dengan capaian aset Rp835 miliar.

KKP sebut daya beli pembudidaya ikan tumbuh positif

KKP sebut daya beli pembudidaya ikan tumbuh positif

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebut bahwa tingkat daya beli pembudidaya ikan cenderung terus naik yang terindikasi dari stabilnya angka nilai tukar pembudidaya ikan selama dua bulan terakhir.
"Kenaikan angka nilai tukar pembudidaya ikan tersebut didorong oleh nilai tambah profit budidaya yang terus membaik," kata Dirjen Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto, di Jakarta, Jumat.

sumber daya perairan nusantara yang sangat berlimpah

Sumber daya perairan Indonesia sangat berlimpah. Curah hujan yang tinggi membuat banyak wilayah yang memiliki sungai, danau, dan waduk. Tempat-tempat tersebut sebagian telah dimanfaatkan untuk aktivitas perikanan oleh penduduk. Tentu saja sumber daya alam perikanan yang jauh lebih besar adalah sumber daya alam yang ada di laut. Luas laut yang sangat besar atau 2/3 dari luas wilayah Indonesia, menyimpan berbagai kekayaan alam, khususnya ikan. 
Dengan berbagai keterbatasan kondisi nelayan , pemanfaatan sumber daya alam laut Indonesia masih terbatas. Pemanfaatannya masih jauh dari potensi yang dimilikinya. Pemerintah terus berupaya meningkatkan kemampuan nelayan dan perusahaan perikanan untuk meningkatkan pemanfaatan potensi laut yang berlimpah. Namun, orientasi penduduk Indonesia masih ke darat sehingga potensi laut belum dimanfaatkan dengan baik.