PT
Perikanan Nusantara dalam hal kedua strategic planning tersebut akan
diikuti dengan program – program aksi dan merupakan komitmen seluruh
pegawai bersama Direksi yang harus terlaksana secara simultan dan
terintegrasi selama periode Juli 2012 – Juli 2017. Komitmen tersebut
dituangkan dalam Grand Strategy dengan sebutan PETA NAVIGASI II
PT. Perikanan Nusantara (Persero). Oleh karenanya telah menjadi fokus
dan tantangan bagi manajemen untuk melaksanakan restrukturisasi internal
sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang No.19 Tahun 2003. Upaya ini
telah dimulai dengan program “Peta Navigasi I” yang telah jalan pada
periode Juli 2007 – Juli 2012 yang bertujuan untuk menyehatkan
perusahaan agar dapat beroperasi secara efisien, transparan dan
profesional.
PT PERIKANAN NUSANTARA
Blog ini sebagai sarana informasi untuk masyarakat
Selasa, 18 Juni 2019
Lowongan Kerja BUMN PT Perikanan Nusantara
PT Perikanan Nusantara (Persero)
merupakan perusahaan milik pemerintah republik Indonesia atau BUMN yang
bergerak dalam bidang perikanan, perusahaan ini dibentuk berdasarkan
Peraturan Pemerintah yang merupakan hasil penggabungan dari empat BUMN
yang bergerak di bidang perikanan, yaitu PT Usaha Mina (Persero), PT
Perikani (Persero), PT Tirta Raya Mina (Persero), dan PT Perikanan
Samodra Besar (Persero). Penggabungan empar perusahaan tersebut
dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa pada
tanggal 27 Oktober 2005. Kemudaina sebagai kelanjutan program
restrukturisasi sebelumnya dan agar terhindar dari kegagalan
serupadengan masa lalu dengan demikian sebagai satu satunya BUMN
Perikanan yang ada saat ini dan benar benar tangguh “Transformasi” dan
“Akselerasi” merupakan keniscayaan bagi PT. Perikanan Nusantara
(Persero) untuk mencapai pertumbuhan kinerja yang sehat, wajar dan
berkelanjutan (Sustainable Growth).
Minggu, 16 Juni 2019
PT Perikanan Nusantara Sabet 3 Penghargaan dalam Ajang BUMN Branding dan Marketing Award 2018
PT Perikanan Nusantara (Persero) berhasil menyabet tiga penghargaan dalam ajang “BUMN Branding and Marketing Award 2018”, yang digelar hari ini, di Jakarta (21/11/2018).
Tiga penghargaan tersebut meliputi kategori “Marketing Performance Terbaik”, “Product Branding Terbaik”, dan “Digital Branding Terbaik
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama PT Perikanan Nusantara Dendi Anggi Gumilang, dan Direktur Keuangan, Umum dan SDM PT Perikanan Nusantara, Ridwan Zachrie. Hadir dalam kesempatan itu Executive Vice President, Andre F Budihardjo, Manager Marketing, Ade Romansah, Assistant Manager Partnership, Yanuardi Erwin, Spv. Risk and Compliance, A. Zulkifli Pasinringi, dan Spv. Public Relations, Yolanda Wulandelvi.
Perikanan Nusantara Minta Privilege dari Pemerintah

PT Perikanan Nusantara (Persero) meminta keistimewaan (privilege) dari pemerintah berupa peran lebih besar dalam pengelolaan sektor perikanan di Tanah Air. Dengan harapan, pemanfaatan sektor perikanan akan lebih optimal. Potensi sumber daya ekonomi kelautan dan perikanan (KP) Indonesia mencapai US$ 1,2 triliun, setara dengan Rp 14.400 triliun atau sekitar 7 kali APBN 2015. Namun, hingga kini pemanfaatan potensinya masih kurang dari 10%. Belum majunya sektor perikanan Indonesia karena pemerintah tidak adanya kebijakan mengelola sumber daya ikan (SDI) secara maksimal.
Perikanan Nusantara Siap Ekspor Tuna Senilai US$3,8 Juta
PT Perikanan Nusantara (Persero) menandatangani nota kesepahaman untuk ekspor 240 ton produk slice tuna senilai US$3,8 juta dengan FTI Japan Co.Ltd.
Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama PT Perikanan Nusantara (Perinus) Dendi Anggi Gumilang dan CEO FTI Japan Co.Ltd. Kentaro Narumi pada pembukaan Osaka Sea food Show 2019, di Jepang.
"Kerjasama ini akan berlangsung selama 1 tahun," sebut Dendi seperti dikutip dati keterangan pers yang diterima Bisnis, Kamis (21/2/2019) malam.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa sebelumnya PT Perinus juga telah melakukan ekspor produk perikanan berupa gurita ke Negeri Sakura tersebut melalui kerja sama dengan perusahaan Jepang yakni Ajirushi Co. Ltd.
Perikanan Nusantara optimalkan perikanan di Malut
PT
perikanan Nusantara (Persero) akan memberdayakan potensi kelautan dan perikanan
di Provinsi Maluku Utara dalam upaya untuk mengoptimalkan potensi perikanan di
wilayah itu."Maluku Utara memiliki potensi perikanan yang luar biasa besarnya dan kita sebagai persero ingin memberdayakannya," kata Direktur Utama PT Perikanan Nusantara (Persero) Abdussalam Konstituanto di Ternate, Maluku Utara, Sabtu.
Hal tersebut disampaikan usai dirinya menandatangani Kesepakatan Kerjasama (MoU) antara PT Perikanan Nusantara (Persero) dan Pemda Kabupaten dan Kota di Provinsi Maluku Utara mengenai Pemberdayaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.
Perinus kelola pengolahan ikan di Talaud
PT Perikanan Nusantara (Perinus) diberi kepercayaan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengelola Unit Pengolahan Ikan (UPI) di sentra pulau terluar Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama oleh Direktur Utama Perinus Dendi Anggi Gumilang dengan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi dan Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Bramantyo di Sinergi Lounge Kementerian BUMN Jakarta, Senin.
"Perinus sebagai pemenang lelang, kami diberi kepercayaan untuk mengelola `Integrated Cold Storage` dan menjadi operator Unit Pengolahan Ikan di Kabupaten Talaud," kata Dendi.
Ada pun kerja sama ini menyangkut pemanfaatan gudang beku terintergrasi (Integrated Cold Storage/ICS) dan pemanfaatan barang daerah di lokasi Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) oleh Perikanan Nusantara.
Perinus gandeng Widar sediakan listrik dan pendingin bagi industri perikanan
PT
Perikanan Nusantara (Persero) bersama anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk
(PGN), yakni PT Widar Mandripa Nusantara bekerja sama menyediakan listrik dan
pendingin untuk industri perikanan dalam negari.
"Ini untuk memperkuat daya saing produk perikanan karena adanya efisiensi biaya produksi (listrik dan pendingin)," ujar Direktur Keuangan, Umum dan SDM PT Perikanan Nusantara Ridwan Zachrie melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.
"Ini untuk memperkuat daya saing produk perikanan karena adanya efisiensi biaya produksi (listrik dan pendingin)," ujar Direktur Keuangan, Umum dan SDM PT Perikanan Nusantara Ridwan Zachrie melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.
Langganan:
Komentar (Atom)

